Antisipasi Banjir, Kabupaten Paser Kaltim Rencanakan Kawasan Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan

Letak Kabupaten Paser di Kalimantan Timur
Sumber Google Earth: Letak Kabupaten Paser di Kalimantan Timur

Langkah pengurangan risiko bencana (mitigasi) dan adaptasi bencana banjir bergantung pada pengelolaan sumber daya air Daerah Aliran Sungai (DAS) yang baik. Buruknya pengelolaan sumber daya air dapat menimbulkan bencana banjir yang menelan korban dan kerugian besar. Demikian pernyataan Tenaga Ahli Proyek Pengelolaan Sumber Daya Air DAS Kendilo Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Baso Jaya, S.Si, M.Si kepada maupa.co

maupa.co – Menurut Baso Jaya, Dinas PUTR Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur menyadari pentingnya pengelolaan sumber daya air di DAS. Oleh karena itu, pemerintah daerah menyusun perencanaan kawasan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Dr. Baso Jaya, M.Si
Dr. Baso Jaya, M.Si

Baso Jaya yang merupakan jebolan Program Doktor Pengelolaan Sumber Daya Lingkungan Institute Pertanian Bogor (IPB) menjelaskan, pengelolaan sumber daya air di Kabupaten Paser memiliki urgensi yang besar terhadap ketersediaan air baku sebagaia air minum bagi masyarakat, ketersediaan air untuk pertanian, perkebunan dan perikanan.  

“Pengelolaan  sumber daya air di sembilan DAS yang ada Di Kabupaten Paser juga berfungsi sebagai langkah mitigasi dan adaptasi bencana Banjir di wilayah Kabupaten Paser dan Sekitarnya,” terang Baso Jaya yang juga dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sawerigading (FISIP Unsa) Makassar.

Lebih jauh, Dr. Baso Jaya mengurai, kesadaran masyarakat juga sangat penting dalam pengelolaan sumber daya air. Oleh karena itu, perlu dilakukan beberapa pendekatan kepada masyarakat dan stakehoders terkait dalam rangka pemanfaatan dan pengelolaan serta pelestarian sumber daya air di kawasan daerah aliran sungai yang ada di Kabupaten Paser.

“Perencanaan kawasan pengelolaan sumber daya air berkelanjutan dan berbasis lingkungan itu sangat penting untuk meminimalkan bencana banjir,” kunci Dr. Baso Jaya. 

Syamsuddin Simmau

Syamsuddin Simmau

Ingatan adalah monumen sesungguhnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *