Bangun Kesadaran Lingkungan dengan Sosialisasi yang Unik, Ini Langkah Sobat Bumi Makassar.

Penulis: Muhammad Fauzy Ramadhan

 

Sosialisasi darurat sampah plastik oleh Sobat Bumi Makassar. Foto by Husnul Inayah
Sosialisasi darurat sampah plastik oleh Sobat Bumi Makassar. Foto by Husnul Inayah

Darurat sampah kota Makassar akan sampah plastik, mendorong pemuda Sobat Bumi Makassar mengadakan sosialisasi yang tak biasa. Mengandalkan sebuah sistem permainan demi meningkatkan kesadaran akan lingkungan.

maupa.co – Pada tanggal 10 Desember yang lalu, Sobat Bumi Makassar mengadakan sosialisasi tentang sampah plastik dan bahayanya terhadap lingkungan. Sosialisasi tersebut dilakukan di Pelataran Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin Makassar. Sasarannya yaitu mahasiswa dan seluruh civitas akademik.

Dengan jumlah penduduk sebanyak 266,91 juta jiwa, Indonesia menyumbang sampah sebanyak 64 juta ton pertahunnya. Menurut data Badan Pusat Statistik, Kota Makassar sendiri memiliki luas 46 ribu km persegi dengan penduduk sebanyak 1,5 juta jiwa, juga menyumbangkan sampah sebanyak 1.000-1.200 ton perharinya.

Jumlah produksi sampah tersebut tentunya disebabkan oleh krisisnya kesadaran masyarakat akan sampah, terutama sampah plastik yang banyak menjadi biang keladi sumber bencana.

Sobat Bumi Makassar adalah komunitas yang terdiri dari beberapa pemuda didalamnya, yang mempunyai misi untuk menjaga lingkungan. Sobat Bumi sendiri disahkan pada tanggal 21 februari 2012 dan dideklarasikan pada tanggal 22 Februari tahun 2012 di Bali. Sobat bumi hingga kini telah tersebar di 22 kota dengan beranggotakan lebih dari 800 pemuda.

Baca juga:  PERMASALAHAN KANAL KOTA MAKASSAR, MENGALIHKAN FUNGSI KANAL YANG SEBENARNYA

Sobat Bumi Makassar terdorong untuk melakukan sosialisasi di kampus-kampus, tentang dampak yang ditimbulkan dari sampah plastik yang sangat banyak. Namun, ada yang berbeda dari sosialisasi komunitas tersebut. Mereka memiliki metode yang berbeda dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan yang lebih menarik.

Sosialisasi tersebut dirangkaikan dengan permainan panahan mini. Permainan tersebut memiliki beberapa hadiah diantaranya gelas, gantungan kunci dan tumbler. Namun peserta yang ingin mendapatkan hadiah tersebut tidak dapat langsung ikut serta. Peserta harus memiliki tiket dengan mengumpulkan dan menukarkan sampah plastik kepada komunitas Sobat Bumi Makassar. Terbukti di lingkungan Kampus pun terdapat masih banyak sampah yang dibuktikan dengan tumpukan sampah plastik dalam kantongan yang telah disediakan oleh Sobat Bumi Makassar.

Sosialisasi dan hiburan oleh Sobat Bumi Makasar. Foto by Husnul Inayah
Sosialisasi dan hiburan oleh Sobat Bumi Makasar. Foto by Husnul Inayah

Fadel selaku anggota Komunitas Sobat Bumi Makassar mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan program dari Sobat Bumi Makassar dengan tema ‘Reduce Plastic Movement’ yang berarti gerakan mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai. “Kegiatan ini merupakan program Sobat Bumi Makassar dengan tema ‘Reduce Plastic Movement’ atau gerakan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta mensosialisasikan bahaya dari sampah plastik”ungkapnya.

Fadel menjelaskan juga mekanisme permainan dari kegiatan ini dengan menjanjikan hadiah tumbler bagi yang beruntung mendapatkannya. “Mekanisme gamenya bernama panah mini dengan hadiah tumbler. Tujuannya untuk mengganti kemasan sekali pakai, agar tumblernya bisa berguna untuk dipakai berulang kali. Untuk proses permainannya syaratnya mengumpulkan dan menukarkan 3 sampah plastik. Ada point tertentu yang jadi targetnya untuk medapatkan sebuah tumbler”bebernya.

Fadel dan Afdal mahasiswa pertanian Unhas dalam kegiatan Sosialisasi oleh Sobat Bumi Makassar. Foto by Husnul Inayah
Fadel dan Afdal mahasiswa pertanian Unhas dalam kegiatan Sosialisasi oleh Sobat Bumi Makassar. Foto by Husnul Inayah

Mahasiswa juga terlihat sangat antusias dengan kegiatan ini, dan akhirnya lingkungan sekitar Fakultas Pertanian menjadi lebih bersih dari sampah plastik. Sebut saja Afdal, yang beruntung mendapatkan sebuah tumbler berukuran lumayan besar karena berhasil memenangkan permainannya dengan mencapai poin yang ditentukan.

Permainan dalam Sosialisasi oleh Sobat Bumi Makassar. Foto by Husnul Inayah
Permainan dalam Sosialisasi oleh Sobat Bumi Makassar. Foto by Husnul Inayah

Baca juga: Bangun Gerakan Sosial Melalui Literasi

Afdal menuturkan bahwa kegiatan ini sangat baik karena mahasiswa juga lebih aktif dan lebih bisa mengerti akan permasalahan sampah plastik dan dampaknya bagi lingkungan. “Saya selaku mahasiswa sangat antusias apa lagi dapat tumbler gratis. Dampaknya. ya jadi bersih kampus toh karena tiket ikutnya itu dengan membawa 3 sampah plastik. Sama hadiahnya tumbler saya rasa bagus juga karena dapat mengurangi sampah plastik karena tidak beli meki air minum kemasan karena bisa diisi ulang toh”tuturnya.

Kesadaran akan lingkungan memang harus kita akui bahwa peningkatan kesadaran lingkungan tidak dapat meningkat dengan hanya satu orang saja, melainkan oleh banyak pihak. Jika sampah plastik kurang, Bumi kita pun juga akan lebih baik dan terjaga.

Follow us

maupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *