Dr. Adi Sumandiyar: Novelty Penelitian Kunci Penting Publikasi Ilmiah

Penulis: Syamsuddin Simmau

Webinar tips 30 menit menemukan novelty penelitian, kerjasama Literacy Institute Kendari dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sawerigading (Fisipol Unsa).
Webinar tips 30 menit menemukan novelty penelitian, kerjasama Literacy Institute Kendari dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sawerigading (Fisipol Unsa).

Salah satu kunci penting dalam penelitian adalah adanya novelty (unsur kebaruan) dalam penelitian. Novelty ini dipandang sangat penting karena termasuk faktor penentu dalam publikasi ilmiah, baik jurnal nasional maupun jurnal internasional. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sawerigading (Fisipol Unsa) Makassar, Dr. Adi Sumandiyar, S.Sos.,M.Si kepada maupa.co belum lama ini.

Menurut Dr. Adi (sapaan Dr. Adi Sumandiyar, S.Sos.,M.Si), Novelty mengandung makna aspek kebaruan. Setiap penelitian seharusnya memiliki aspek-aspek kebaruan sehingga penelitian tersebut dapat berkontribusi secara teoritis atau akademis dan dalam kehidupan masyarakat.

“Khususnya kepada dosen yang mau mempublikasikan karyanya dalam bentuk jurnal, apakah itu di jurnal nasional maupun jurnal internasional, harus terdapat informasi yang baru dari penelitian sebelumnya. Jika ini tidak ada maka biasanya hasil penelitian ditolak oleh penerbit jurnal,” terang Adi.

Dr. Adi Sumandiyar, S.Sos., M.Si.
Dr. Adi Sumandiyar, S.Sos., M.Si. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sawerigading Makassar.

Adapun cara menentukan novelty, lanjut Adi, dapat dilakukan sejak membahas bagian pendahuluan. Materi yang dipaparkan Dr. Ambo Upe, S.Sos., M.Si. pada webinar bertema Tips 30 Menit Menemukan Novelty dalam Penelitian yang dilaksanakan oleh Literacy Institute Kendari dengan Fisipol Universitas Sawerigading Makassar yang dilaksanakan baru-baru ini (13/3/2021) adalah cara praktis menentukan novelty itu.

“Sebagai dosen Program Studi (Prodi) Sosiologi FISIP Universitas Haluoleo dan Direktur Literacy Institute Kendari, Dr. Ambo Upe berhasil merumuskan secara praktis cara menentukan novelty dalam penelitian,” urai Adi.

Webinar yang telah dilaksanakan itu, jelas Adi, mempraktekkan cara menggunakan aplikasi Publish of Perish dan VosViewer. Cara ini memudahkan calon peneliti untuk merumuskan penelitian yang disesuaikan dengan kondisi terbaru saat ini. Sehingga, calon peneliti dapat menghasilkan penelitian yang berkualitas.

Untuk lebih jelasnya, terang Dr. Adi Sumandiar, M.Si, silahkan bukan chanel youtube https://youtu.be/VPTEBI7R9hE. “Nah, disini ada materi tips 30 menit menit menemukan novelty dalam penelitian,” kuncinya.

maupa

maupa

Kehidupan Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *