Hanya dengan Memakai Masker, Tak Efektif untuk Cegah Penularan Corona?

Penulis: Kiki Susanty

Kebutuhan masker yang tinggi membuat kelangkaan bagi yang sakit. Ilustrasi foto by Unsplash
Daya beli masker yang tinggi membuat kelangkaan kebutuhan masker dimana-mana. Ilustrasi foto by Unsplash

Maupa.co – Apakah kamu Tahu? Hanya dengan memakai masker tidak cukup efektif untuk cegah penularan corona? Ternyata untuk mencegah penyebaran virus Corona orang sehat umumnya tidak harus menggunakan masker.

Salah satu yang menjadi problema sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus Corona pertama di Indonesia, harga masker kian melambung tinggi. Misalnya, harga masker N95 yang biasa dijual Rp 20 ribu per unit bisa melambung hingga 5 kali lipat. Orang-orang berbondong-bondong membelinya karena manganggap menggunakan masker efektif menghalau corona, virus yang berasal dari Cina.

Menurut Badan Kesehatan Internasional (WHO), orang yang sehat tidak perlu mengenakan masker, kecuali tengah merawat pasien atau orang yang diduga terinfeksi Covid-19. Gunakan masker jika Anda batuk atau bersin. Penggunaan masker hanya efektif jika Anda batuk atau bersin.

“penggunaan masker hanya efektif jika dibarengi dengan sering-sering membersihkan tangan dengan cairan pembersih berbasis alcohol (hand sanitizer) atau air dan sabun”

Menurut wawancara Forbes dengan seorang spesialis pencegahan infeksi, masyarakat dunia tidak perlu memakai masker jika tidak dalam kondisi sakit, masker yang digunakan sebagai perlindungan diri hanya dipakai untuk mereka sakit. Memakai masker dalam kondisi badan sehat justru dapat meningkatkan risiko infeksi, Dilansir tempo.

Baca juga: Vietnam Pulih Total dari Covid-19, Ini Anjuran Kemenkes RI Mengantisipasi Virus Corona

“Jika Anda tidak mencuci tangan sebelum dan sesudah melepas masker, Anda bisa meningkatkan risiko,”kata Eli Perencevich, professor bidang kedokteran dan epidemiologi.

Dia mengatakan, hanya orang sakit yang perlu memakai masker untuk mencegah virus agar tidak ditularkan kepada orang lain.

Mengenakan masker juga dapat meningkatkan risiko infeksi karena banyak bersentuhan dengan wajah. Mereka akan lebih sering menyentuh wajah mereka meskipun tanpa sadar.

Penggunaan masker pun tak akan menjamin mereka terhindar dari virus karena masker memungkinkan pastikel kecil untuk masuk, apalagi penggunaan masker yang tidak tepat atau tidak membuang masker dengan benar dapat meningkatkan risiko infeksi lebih.

Baca juga: Waspada! Penyebaran Virus Corona Melalui Kantor Pos

Berikut penggunaan tata cara penggunaan masker yang benar

  1. Tutup mulut, hidung, dan dagu Anda. Pastikan bagian masker yang berwarna berada disebelah depan.
  2. Tekan bagian atas masker supaya mengikuti bentuk hidung Anda.
  3. Lepas masker yang telah digunakan dengan memegang tali yang ada di kedua telinga.
  4. Biar bersih ganti masker Anda secara rutin apabila kotor atau basah.
  5. Cuci tangan pakai sabun setelah membuang masker yang telah digunakan ke dalam tempat sampah.

Ingat! Gunakan masker bila batuk atau tutup mulut dengan lengan atas bagian dalam (ketika batuk)

Perenvich juga memperingatkan masyarakat untuk tidak panik dalam membeli dan menimbun masker secara berlebihan. Hal ini justru membuat petugas medis kekurangan suplai masker yang sangat dibutuhkan dalam penanganan pasien virus corona.

Follow us

maupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *