Kapolsek Pulau Sembilan Minta Masyarakat Sadar Bahaya Bom Ikan

Oleh: Ilham Alfais

Diolah Oleh tim maupa.co.
Iptu Sasmito, Kapolsek Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai. Foto by sentralone.com

Penangkapan ikan dengan bom (Destructive Fishing) adalah kebalikan dari pepatah, “Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.” Destructive Fishing memberikan hasil tangkapan ikan yang lebih banyak. Sebaliknya, perbuatan ini mempercepat kerusakan ekosistem laut dan menimbukan kemiskinan jangka panjang bagi nelayan.

Sinjai, maupa.co – Kapolsek Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai, Iptu Sasmito, merespon positif artikel maupa.co berjudul Mati Suri Kebenaran: Potret Destructive Fishing. Ia berterimakasih atas masukan yang dipublikasi maupa.co edisi Kamis, 10 0ktober 2019.

Meski demikian, Iptu Sasmito meminta agar kesadaran masyarakat, khususnya nelayan, perlu didorong untuk memahami bahaya penggunaan bom ikan. “Karena penindakan hukum saja tidak cukup tanpa diikuti kesadaran masyarakat akan resiko dan akibat yang ditimbulkan,” tegasnya dalam kolom komentar artikel maupa.co berjudul Mati Suri Kebenaran: Potret Destructive Fishing.

Polsek Pulau Sembilan, selaku pembina keamanan masyarakat pesisir Pulau Sembilan, telah melakukan berbagai upaya. Kapolsek Pulau Sembilan mengaku telah melakukan berbagai aktivitas penyuluhan terhadap bahaya detructive fishing.

“Kami sebagai pembina keamanan masyarakat pesisir Pulau Sembilan juga telah berusaha memberikan penyuluhan akan dampak yang ditimbulkan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak dan bahan lainnya yang bisa merusak ekosistem laut,” ungkapnya.

Terakhir ia mengungkapkan harapannya bahwa semoga kedepannya akan semakin baik.

Segenap tim redaksi maupa.co mengapresiasi Kapolsek Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai, Iptu Sasmito yang cepat tanggap dan terbuka terhadap persoalan  di masyarakat, khususnya persoalan destructive Fishing. Semoga hukum bisa ditegakkan untuk kelestarian ekosistem laut.

Foto diolah dari : sentralone.com

Follow us

maupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *