Karyatani Maros Laksanakan Lapak Buku: Literasi Bagi Petani Sangat Penting

Lapak buku pada kegiatan Literasi Anak Petani oleh Karyatani Maros. Dok: Fauzy
Lapak buku pada kegiatan Literasi Anak Petani oleh Karyatani Maros. Dok: Fauzy

Maupa.co – Maros adalah daerah di Sulawesi Selatan yang dikenal sebagai daerah agraris. Mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani, karena tanahnya yang masih luas dan subur.  Kebanyakan petani di daerah Maros menggunakan pengetahuan bertaninya dari turun temurun. Jika ditelisik lebih jauh, perkembangan ilmu pengetahuan pertanian saat ini sangatlah pesat.

Salah satu sumber ilmu pengetahuan yang bisa menjadi acuan yaitu dari buku. Karyatani adalah salah satu komunitas di daerah Maros yang berusaha menghadirkan suasana berbeda tentang pertanian dan mencoba menjembatani penyebaran ilmu pengetahuan, khususnya bagi petani dan generasinya.

Karyatani telah melaksanakan kegiatan literasi pertamanya pada minggu (03/07) yang berlokasi tepat di depan kantor Kelurahan Leang-Leang Kecamatan Bantimurung, Maros Sulawesi Selatan. Karyatani mengadakan lapak buku yang dirangkaikan dengan penjualan hasil pertanian yang ada di daerah setempat. Menurut Ketua Karyatani, Abustan kegiatan literasi Anak Petani sangatlah penting untuk dilaksanakan, sebab petani punya hak dan harus banyak belajar terutama belajar membaca sehingga wawasan tentang ilmu pengetahuan akan dengan mudah dimengerti.

“Sangat penting, kenapa targetnya petani, karena petani harus banyak belajar, khususnya banyak membaca agar mereka bisa mendapat pengetahuan dan informasi tambahan dari buku yang mereka baca”ujar Abustan.

Kegiatan Literasi Anak Petani dirangkaikan dengan penjualan hasil pertanian sekitar. Dok: Fauzy
Kegiatan Literasi Anak Petani dirangkaikan dengan penjualan hasil pertanian sekitar. Dok: Fauzy

Pada kesempatan kegiatan literasi anak petani, ada beberapa buku bacaan dengan tema beragam yang dikumpulkan Karyatani, mulai dari buku tentang spiritual hingga buku tentang pertanian. Abustan mengungkapkan bahwa Karyatani mendapatkan buku bacaan dari banyak sumber, mulai dari keluarga hingga jejaring komunitas Karyatani.

“Ada buku pribadi, ada dari keluarga dan jejaring komunitas Karyatani”ungkap Abustan.

Antusiasme warga setempat pada kegiatan Literasi Anak Petani. Dok: Fauzy
Antusiasme warga setempat pada kegiatan Literasi Anak Petani. Dok: Fauzy

Dalam membantu penyebaran ilmu pengetahuan khususnya di kalangan petani, langkah kegiatan yang ditempuh Karyatani ini sangatlah didukung oleh pihak pemerintah kelurahan leang-leang. Hal tersebut dibuktikan dengan pemberian izin lokasi bagi Karyatani dalam melaksanakan kegiatannya.

“Respon pemerintah kelurahan (leang-leang) sangat mendukung, salah satu dukungan mereka adalah memberikan fasilitas tempat”jelas Abustan.

Abustan berharap agar kedepannya petani bukan hanya lebih semangat untuk bertani, namun juga semangat petani untuk banyak belajar khususnya membaca bisa semakin meningkat agar dapat bermanfaat.

“Harapannya, semoga petani kedepan semakin bertani dan semangat belajar juga”tutup Abustan

Sebagai catatan, kegiatan Literasi Anak Petani ini akan terus berlanjut dan dilaksanakan setiap hari minggu dengan suguhan kopi dan hasil pertanian yang ada di daerah setempat.

Muhammad Fauzy Ramadhan

Muhammad Fauzy Ramadhan

Menyentuh Peradaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *