Leang Timpuseng, Eksotisme Gua Kars Maros

Mata Air Leang Timpuseng
Mata Air Leang Timpuseng

Leang berarti gua. Leang Timpuseng adalah salah satu gua nan eksotis yang berada di Kabupaten Maros. Leang Timpuseng masih jarang dipublikasi. Wartawan maupa.co menyajikan reportasenya untuk Anda.

Maros, maupa.co. Perjalanan melewati jalan Poros Leang-Leang menuju objek wisata Rammang-Rammang menyuguhkan fanorama leang yang eksotis dan bersejarah. Ketika Anda melewaji jalan ini, Anda menemukan sebuah markah menunjuk leang. Salah satunya adalah markah Leang Timpuseng. Leang Timpuseng merupakan salah satu leang  prasejarah yang ada di Kabupaten Maros. Leang ini terletak di Kelurahan Kalabbirang Kecamatan Bantimurung. Nama Leang Timpuseng diberikan oleh warga setempat. Timpuseng berarti dekat dengan mata air yang terus mengalir dan tidak pernah kering walaupun musim kemarau panjang.

Menurut informasi Situs Budaya, Leang Timpuseng terletak ± 380 meter sebelah Timur Leang Bembe, secara administratif masih berada pada wilayah yang sama. Secara astronomis berada pada posisi S 04O 59’ 53,5” dan E 119O 39’ 39,8”, menghadap ke Selatan pada ketinggian ± 25 m dpl (Garmin GPS 60i). Lantai gua hampir rata dan hanya lebih tinggi ± 0 – 50 cm dari Lahan Persawahan di depannya. Lantai gua memanjang ± 30 meter dengan lebar bervariasi antara 2 meter hingga 7 meter.

Jalan menuju Leang Timpuseng
Jalan menuju Leang Timpuseng

Panas matahari terasah menyengat. Waktu menunjukan Pukul 12.45 WITA. Di depan markah petunjuk Leang Timpuseng terdapat Sekretariat Forum Pemuda Kreatif Sampaeng (FPK. Sampaeng). Terdapat beberapa motor yang parkir. Ketika itu, di dalam sekertariat, ada tiga anak muda yang asyik bermain handphone sambil tiduran. Menyadari keberadaan reporter maupa.co, merekapun mempersilahkan masuk.

Baca jugaPERTANIAN “ORGANIK”, PERTANIAN MASA DEPAN

Hembusan angin dari pintu membuat hawa panas sedikit berkurang. Diskusi siang yang menyenangkan. Ternyata, FPK Sampaeng sudah memiliki perencanaan ke depan. Rahman, salah seorang pengurus mengatakan,”Ke depan, Kami akan menjadikan Leang Timpuseng sebagai tempat wisata. Motivasi FPK Sampeang tentunya menjadi angin segar bagi Kelurahan Kalabbirang karena pemudanya sudah terdorong untuk mengembangkan sektor wisata.

Respon positif dating dari Pemerintah Kelurahan Kalabbirang sendiri. Sekertaris Kelurahan Kalabbirang, A. Anas sangat mendukung usulan FPK Sampeang. Menurutnya, agenda Pemuda Kalabbirang untuk mengembangkan wisata Leang Timpuseng harus didukung oleh pemerintah, khususnya Pemerintah Kelurahan Timpuseng.

Baca jugaKISAH ARUM MANIS, JAJANAN TRADISIONAL DITENGAH DOMINASI SNACK INDUSTRI

Menanggapi pertanyaan tentang pengelolaan dana kelurahan untuk pengembangan ekonomi wisata, A. Anas mengatakan bahwa dana kelurahan tidak bisa digunakan untuk pembangunan fisik objek wisata tapi bisa dalam bentuk pemberdayaan seperti pelatihan-pelatihan dan pendampingan pengelolaan wisata.

Penulis: Abustan
Fotografer: Abustan
Editor: Muhammad Fauzy Ramadhan

Follow us

maupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *