Menteri Pertanian Baru, Harapan Baru Negara Agraris

Penulis: Muhammad Fauzy

Kuliah Umum, Oleh Menteri Pertanian periode 2019-2024 Dr. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.H. Foto by Fauzy/maupa.co
Kuliah Umum, Oleh Menteri Pertanian periode 2019-2024 Dr. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.H. Foto by Fauzy/maupa.co

Menteri Pertanian Republik Indonesia periode 2019-2024, Dr. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.H. memberikan harapan baru bagi kemajuan pangan nasional. Diharapkan ada lonjakan yang signifikan dalam masa kerjanya.

maupa.co – Pengangkatan Syahrul Yasin Limpo sebagai menteri pertanian yang baru periode 2019-2024, menjadi pembicaraan masyarakat akhir-akhir ini. Khususnya bagi masyarakat Sulawesi Selatan, yang merupakan tempat kelahiran mantan Gubernur Sulawesi Selatan tersebut.

Presiden Republik Indonesia, Ir. H Joko Widodo mengamanahkan sektor pertanian kepada Syahrul Yasin Limpo. Capaiannya disektor pertanian pada masa kepemimpinannya sebagai Gubernur Sulawesi Selatan yang lalu, membuat jokowi menjadi kepincut dan akhirnya mengangkat Syahrul Yasin Limpo menjadi menteri pertanian yang baru.

Data Bank Indonesia menunjukkan pada kurun waktu 2001-2006, produksi padi Sulawesi  Selatan sangat lamban yaitu sekitar 0,20% pertahunnya. Progres itu mampu menghasilkan 2 juta ton beras dengan catatan selama kurun waktu yang sangat lama, yaitu membutuhkan waktu sekitar 124,05 tahun.

Namun, fakta berkata lain. Syahrul Yasin Limpo berhasil menepis ketertinggalan target surplus beras dua juta ton. Ia hanya membutuhkan waktu kurang dari lima tahun untuk mencapai target surplus 2 juta ton beras tersebut. Ia mengubah seluruh hal yang mustahil menjadi kenyataan. Prestasi itu membuat provinsi Sulawesi Selatan menjadi tiang kokoh penyangga pangan nasional.

Baca juga: PAMERAN MINI PROJECT, MENYONGSONG REVOLUSI PERTANIAN

Mahasiswa antusias saat kunjungan kuliah umum Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.H. Foto by Fauzy/maupa.co
Mahasiswa antusias saat kunjungan kuliah umum Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.H. Foto by Fauzy/maupa.co

Dalam kuliah umum Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar yang dilaksanakan pada tanggal 26 November 2019, Syahrul Yasin Limpo menceritakan kisah hidupnya secara singkat. Kunjungan tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Hasanuddin, Dekan Fakultas Pertanian, dan beberapa jajaran dosen dan Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin. Kunjungan Menteri Pertanian tersebut menuai antusiasme yang tinggi dari kalangan mahasiswa, khususnya mahasiswa fakultas pertanian. Sebut saja Alwi Firdaus, mahasiswa semester 3 kelahiran Palu Sulawesi selatan tersebut sangat antusias dengan kunjungan Bapak Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju tersebut.

“Saya selaku mahasiswa pertanian sangat antusias dan mengapresiasi kedatangan Pak Mentan, dimana ini adalah kegiatan pemaparan program kerja beliau sebagai Menteri Pertanian. Saya ingin melihat kebijakan-kebijakan yang akan disusun oleh beliau” Tutur Alwi.

Berlatar belakang hukum, tak membuat paradigma mahasiswa pertanian tersebut menjadi berubah terhadap kepemimpinannya membuat pertanian yang lebih maju. “Pendapat saya, tidak semua orang harus memiliki passion pertanian agar dapat menjadi menteri pertanian. Jika memang diamanahkan oleh Presiden, artinya beliau harus siap secara mental dan juga fikiran, beliau mau tidak mau harus terus belajar” ujar Alwi.

Baca juga: PERTANIAN “ORGANIK”, PERTANIAN MASA DEPAN

Pendapat dan harapan Alwi Firdaus sebelum kuliah umum oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Foto by Fauzy/maupa.co
Pendapat dan harapan Alwi Firdaus sebelum kuliah umum oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Foto by Fauzy/maupa.co

Alwi juga menambahkan harapannya untuk menteri pertanian yang baru, dalam mengatasi seluruh permasalahan dunia pertanian saat ini. “Harapan saya ingin melihat program kerjanya dapat dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan yang urgent di dunia pertanian saat ini” bebernya.  

Syahrul Yasin Limpo juga memotivasi mahasiswa pertanian agar dapat membangun pertanian menjadi lebih baik, karena menurutnya di era milenial ini semua pekerjaan bisa lebih mudah dengan bantuan teknologi.“Dulu saya itu mau buka usaha membutuhkan waktu yang panjang, waktu izinnya berbulan-bulan, komunikasinya bersurat, ditunggu kantor pos membalas, sekarang tidak! Sekarang kalian bisa membuat usaha pertanian dari atas tempat tidur menjadi lebih baik”ucap Syahrul Yasin Limpo.

Syahrul Yasin Limpo di Depan ratusan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar. Foto by Fauzy/maupa.co
Syahrul Yasin Limpo di Depan ratusan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar. Foto by Fauzy/maupa.co

Memang kita bisa melihat betapa mudahnya generasi muda membangun start up dan platform bidang pertanian. Melalui teknologi digitalisasi yang berbasis data, bukan tidak mungkin pemuda bisa dengan mudah membuat sektor pertanian bangsa ini menjadi lebih maju dan modern.

Follow us

maupa

2 thoughts on “Menteri Pertanian Baru, Harapan Baru Negara Agraris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *