Pameran Seni Rupa, dari Parepare untuk Dunia

Pameran Seni Rupa Pare-Pare di Toko Buku Interaksi Pare-pare. Doc: Azwar Radhif
Pameran Seni Rupa Pare-Pare di Toko Buku Interaksi Pare-pare. Doc: Azwar Radhif

Sore itu di Akhir Juni, tepatnya pada 25 Juni, puluhan orang memadati sebuah ruangan kecil yang berada di lorong seberang Pasar Senggol Parepare. Bukan tanpa alasan, mereka sedang menikmati suguhan karya seni yang dibuat oleh para seniman Parepare di acara Pameran Seni Rupa yang kembali di gelar di kota ini setelah selang waktu yang cukup lama.

Ide pameran seni rupa ini berawal dari inisatif seorang seniman senior Parepare bernama Shiwa Bijah. Jauh-jauh hari, Shiwa telah beberapa kali mendiskusikan niatnya untuk menggelar pameran karya seninya kepada beberapa orang. Namun, sepertinya pilihannya jatuh di Toko Buku Interaksi, sehingga Interaksi dipilih menjadi tuan rumah pagelaran karya seninya.

Toko Buku Interaksi Pare-Pare. Dok: Azwar Radhif
Toko Buku Interaksi Pare-Pare. Dok: Azwar Radhif

Baginya terdapat hubungan yang kuat antara seni dan buku. Shiwa memiliki kegemaran yang besar pada buku. Sejak mudanya, ia mengaku telah banyak bersentuhan dengan buku bacaan, termasuk beberapa novel klasik yang sering ia ceritakan. Shiwa juga memiliki beberapa koleksi komik-komik ‘silat’,  ia menyukai komik bergenre aksi.

Seniman Senior Pare-Pare, Shiwa Bijah. Dok: Azwar Radhif
Seniman Senior Pare-Pare, Shiwa Bijah. Dok: Azwar Radhif

Ide pameran disambut baik teman-teman yang sering ‘bergaul’ di toko sehingga disepakatilah tanggal dan konsep acara beberapa minggu sebelum kegiatan dimulai.

Bulan Juni menjadi bulan yang sakral bagi Shiwa, di bulan ini ia menggenapkan usianya yang ke 70 tahun. Usia yang panjang bagi seorang seniman yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk seni. Untuk itu, pameran ini dibuat untuk merayakan perjuangan Shiwa Bijah.

Pameran Seni Rupa berlangsung 25-27 Juni 2022. Mengambil tema “Dimana Ada Cinta, Disitu Ada Rupa”, bermaksud mengaitkan cinta dan karya seni. Bahwa karya seni lahir dari emosi senimannya, karya-karya seni tak bsa dilepaskan dari kecintaan terhadap sesuatu hal.

Karya seni 3 dimensi oleh Shiwa Bijah. Dok: Azwar Radhif
Karya seni 3 dimensi oleh Shiwa Bijah. Dok: Azwar Radhif

Hal ini tergambar jelas dari karya diorama yang dibuat Shiwa Bijah. Karya seni 3 dimensi ini menggambarkan kondisi lautan yang kian rusak oleh aktifitas manusia. Bisa dilihat dari penggambaran patung beberapa ikan yang memakan masker medis dan tertusuk jarum suntik yang dibuang manusia di lautan. Hal ini berawal dari kecintaan Shiwa pada lautan.

Selain Shiwa, ada beberapa seniman lainnya yang turut berpartipasi menyumbangkan karyanya pada pameran kali ini. Ada beberapa nama Seperti Ismail Makmur, Karina Silele, Syahrial Maulana, Simurid Siguru dan Teras Baca yang menyumbangkan beberapa jenis karya seninya. Beberapa karya lainnya seperti Sketsa, Diorama, Lukisan Cat Air, Nirmana, Topeng Wajah abstrak dan ukiran ikan 3 dimensi.

Melalui pameran ini, penyelenggara berharap kedepannya akan banyak ruang-ruang kreatif yang hadir di kota ini. Ada banyak seniman di Parepare yang membutuhkan ruang untuk mengekspresikan karya seninya.

Selain itu, khusus kegiatan ini, penyelenggara kedepannya berharap bisa membuat kegiatan yang lebih spektakuler dan menggaet lebih banyak seniman. Terutama berkaitan dengan antusias masyarakat Parepare terhadap seni rupa.

Editor: Muhammad Fauzy

maupa

maupa

Kehidupan Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *