Prodi Ilmu Administrasi Negara Fisip Unsa Makassar Gelar Seminar Proposal Skripsi

 

Seminar proposal penelitian skripsi bukan sekedar persyaratan bagi mahasiswa untuk mencapai jenjang sarjana (S1) tapi sekaligus momentum untuk melahirkan peneliti dan intelektual bangsa pada masa mendatang. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sawerigading Makassar (Fisip Unsa Makassar), Dr. Adi Sumandiyar, S.Sos, M.Si mengemukakan pernyataan tersebut pada Seminar Proposal Skripsi Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fisipol Unsa yang berlangsung Sabtu (20/3/2021).

Maupa.co– Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sawerigading Makassar (Fisip Unsa Makassar), Dr. Adi Sumandiyar, S.Sos, M.Si menjelaskan, Pelaksanaan Seminar Proposal Seminar Proposal Skripsi tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19. Seminar ini diselenggarakan di Ruangan Perpustakaan secara luring.

Seminar Proposal tahun akademik 2020-2021 ini diikuti sebanyak 10 (sepuluh) orang mahasiswa. Seminar diuji langsung oleh Dekan Fisip Unsa Dr. Adi Sumandiyar, S.Sos., M.Si dan Ketua Prodi Ilmu Administrasi Negara Dra. Sitti Arifah, M.Si.

“Seminar proposal ini merupakan proses melatih dan memandirikan mahasiswa untuk menjadi peneliti di bidang ilmu Administrasi dalam mengumpulkan data primer dan sekunder. Data dikumpulkan disesuaikan kebutuhan penelitian. Selanjutnya, data diolah dan dianalisis kemudian disusun menjadi tulisan skripsi atas bimbingan dosen yang telah ditunjuk sebagai pembimbing,” jelas Dr. Adi (sapaan Dr. Adi Sumandiyar) pada saat pembukaan Seminar Proposal.

Lebih jauh, Dr. Adi menegaskan, peminar proposal juga menjadi salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa yang berada pada semester akhir.

“Selain itu juga menguji kemampuan mahasiswa dalam mempertahankan tulisan proposal yang akan dijadikan sebagai bekal ke tahapan penelitian,” tandas Dr. Adi.

Di tempat yang sama, Ketua Prodi Ilmu Administrasi Negara Fisip Unsa Dra. Sitti Arifah, M.Si mengatakan, ujian proposal merupakan proses perampungan data penelitian. Sebelum mahasiswa mengumpulkan data penelitian maka mahasiswa wajib untuk berkonsultasi dengan dosen pembimbing agar data yang diperoleh akurat dan valid sesuai dengan kebutuhan penelitian.

“Setelah tulisan skripsi rampung, mahasiswa wajib melakukan pengecekan file turnitin yang diselenggarakan UNSA Makassar sebagai salah satu syarat mengikuti ujian tahapan selanjutnya,” kunci Sitti Arifah.

Saat ini Universitas Sawerigading (UNSA) Makassar di pimpin oleh Rektor Ibu Prof. Dr. A. Melantik Rompegading, S.H., M.H. Adapun mahasiswa yang mengikut ujian seminar proposal skripsi yakni; Muh. Nur Salam, Dwi Hanawiah, Zulfikar, Nimrood Sombolonggi, Sadiah, Hilda, Yuliana Sa’dia, Al Muhajirin Alwi Muslimin, Ni’ma Awaliah dan Rusli.

Syamsuddin Simmau

Syamsuddin Simmau

Ingatan adalah monumen sesungguhnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *