Prodi Sosiologi FISIP UNSA Kembangkan Kurikulum, Tingkatkan Kompetensi Lulusan

Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sawerigading (Prodi Sosiologi Fisip Unsa) Makassar menggelar Workshop Pengembangan Kurikulum di Aula Gedung Universitas Sawerigading Makassar, Sabtu (10/04/2021).

Maupa.co-Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sawerigading (Fisip Unsa), Dr. Adi Sumandiyar, S.Sos., M.Si mengatakan workshop pengembangan kurikulum bertujuan untuk menyesuaikan kurikulum Prodi Sosiologi Fisip Unsa sebagai kampus merdeka, merdeka belajar.

Dr. Adi Sumandiyar, S.Sos, M.Si
Dr. Adi Sumandiyar, S.Sos, M.Si

“Luaran yang diharapkan dari kampus merdeka, merdeka belajar adalah seluruh luaran atau lulusan Program Studi Sosiologi tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan sosiologi saja tapi juga memiliki pengetahuan dan keterampilan lain yang mendukung dalam dunia kerja,” jelas Dr. Adi, sapaaan Adi Sumandiyar.

Lebih jauh, Dr. Adi menjelaskan, salah satu poin penting dari kampus merdeka, merdeka belajar, yang segera diimplementasikan Prodi Sosiologi Fisip Unsa adalah memberikan otonomi kepada lembaga pendidikan. Dalam hal ini, para dosen dibebaskan dari birokrasi yang berbelit. Sementara mahasiswa diberikan kebebasan untuk memilih bidang yang mereka sukai.

“Jadi, mahasiswa bisa memilih bidang-bidang pengetahuan yang diminati. Bukan hanya yang menjadi mata kuliah formal tapi bisa juga dalam bentuk pelatihan-pelatihan untuk pengembangan keterampilan mahasiswa,” tanda Dr. Adi.

Pada kesempatan yang sama Ketua Prodi Sosiologi Fisip Unsa Makassar, Irwan, S.Pd, M.Pd mengatakan, saat ini, Prodi Sosilogi Fisip Unsa harus memiliki ciri khas yang sekaligus menjadi penguat komptensi luaran.

“Kita di Prodi Sosiologi memiliki ciri khas sebagai Prodi yang menekankan alumninya memiliki kompetensi pembangunan masyarakat wilayah pesisir. Perlu diketahui, saat ini di wilayah Indonesia yang mendominasi angka kemiskinan bersumber dari masyarakat wilayah pesisir,” jelas Pak Irwan, sapaan akrab Irwan, S.Pd., M.Pd.

Oleh karena itu, lanjut Irwan, Prodi Sosiologi Fisip Universitas Sawerigading Makassar, hadir untuk menjawab tantangan masyarakat pesisir Indonesia. Caranya, Prodi Sosiologi memberikan mata kuliah yang berbasis pembangunan masyarakat wilayah pesisir kepada mahasiswa.

Ketua Prodi Sosiologi Fisip Unsa Makassar, Irwan, S.Pd, M.Pd
Ketua Prodi Sosiologi Fisip Unsa Makassar, Irwan, S.Pd, M.Pd

“Kita memberikan tawaran kajian-kajian ilmiah yang berorientasi kepada kemajuan sumber daya manusia dan peningkatan ekonomi agar masyarakat wilayah pesisir mampu untuk keluar dari jejaring kemiskinan,” kunci Irwan.

Workshop Pengembangan Kurikulum Prodi Sosiologi Fisip Universitas Sawerigading Makassar mendapat respon antusias dari pada dosen Prodi ini. Para dosen turut berpartisipasi dalam workshop ini, yaitu; Drs. Umar Kamaruddin, M.Si, Dr. Arda, M.Si, Abdul Muin, S.Sos, M.Si, Hasruddin Nur, SPd, M.Pd dan Besse Wulandari Aziz, S.Sos, M.Si.

Pada workshop ini, para dosen mengusulkan matakuliah dalam kurikulum yang mendukung pembangunan masyarakat wilayah pesisir. Hal ini dimaksudkan agar luaran Prodi Sosiologi Fisip Unsa dapat bermanfaat dalam pembangunan masyarakat wilayah pesisir di Indonesia, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan.

Syamsuddin Simmau

Syamsuddin Simmau

Ingatan adalah monumen sesungguhnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *