Wujudkan Advokat Profesional, DPD KAI Sulsel Gelar PKPA dan UKDPA

Foto Bersama Peserta Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Kompensi Dasar Profesi Advokat (UKDPA)
Foto Bersama Peserta Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Kompensi Dasar Profesi Advokat (UKDPA) KAI DPD Sulsel

Penegakan hukum untuk keadilan adalah keharusan. Advokat (dulu pengacara, red) dituntut untuk profesional sebagai penegak hukum, bebas dan mandiri yang dijamin oleh hukum dan peraturan perundang-undangan.

Maupa.co – Kongres Advokat Indonesia (KAI) berkomitmen untuk mewujudkan advokat yang professional dan memiliki standar kompetensi. Advokat harus memahami tugasnya sebagai penegak hukum yang bebas dan mandiri untuk menegakkan keadilan berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2003 tentang Advokat. Komitmen ini dibuktikan  Dewan Pengurus Daerah Sulawesi Selatan Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI Sulsel) dengan penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Kompetensi Dasar Profesi Advokat (UKDPA). Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Ibis Makassar pada (10/4/2021).

Ketua DPD KAI Sulsel, Adv. Israq Mahmud, S.Hi menegaskan kepada peserta pendidikan dan ujian kompetensi advokat tersebut bahwa advokat harus memahami tugasnya sebagai penegak hukum yang bebas dan mandiri. Karena itu, advokat harus profesional dan senantiasa mematuhi kode etik advokat dalam melaksakan tugasnya.

Pemateri PKPA dan UKDPA DPD KAI Sulsel: Wakil Ketua Pengadilan Negeri Maros, Khaerul, SH. MH
Pemateri PKPA dan UKDPA DPD KAI Sulsel: Wakil Ketua Pengadilan Negeri Maros, Khaerul, SH. MH

Sementara itu, Sekretaris Daerah DPD KAI Sulsel, Adv. Mahyuddin Jamal, SH mengatakan bahwa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Kompensi Dasar Profesi Advokat (UKDPA) yang dilaksanan KAI DPD Sulsel mendapat respon antusias dari calon advokat. Peserta berasal dari berbagai daerah di Sulawesi, bukan hanya dari Sulawesi Selatan.

“Calon advokat sangat antusias mengikuti pelatihan dan ujian kompetensi advokat yang kita laksanakan ini. Pesertanya ada empat puluh orang. Ini adalah pendidikan dan ujian kompetensi advokat dengan peserta terbanyak dalam sejarah DPD KAI Sulsel,” jelas Ayyub, sapaan akrab Sekretaris Daerah KAI DPD Sulsel, Adv. Mahyuddin Jamal, SH.

Bukan hanya itu, lanjut Ayyub, peserta pendidikan dan pelatihan ini ada yang berasal Toli-Toli, Sulawesi Tengah selain peserta dari berbagai daerah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Pesan Presiden KAI

Presiden Dewan Pengurus Pusat Kongres Advokat Indonesia (DPP KAI), Adv. Tjoetjoe Sandjaja Hernanto, SH, MH, CLA, CIL, CIL, CRA. menyampaikan pesan khusus kepada peserta Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Kompensi Dasar Profesi Advokat (UKDPA) yang dilaksanakan KAI DPD Sulsel ini tersebut. Pesan yang disampaikan secara daring menegaskan bahwa seorang advokat harus bangga pada profesinya sebagai penegak hukum. Jika ada advokat yang tidak bangga pada profesinya maka advokat tersebut tidak akan sukses.

Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ini adalah Wakil Ketua Pengadilan Negeri Maros, Khaerul, SH. MH.

Peseerta Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Kompetensi Dasar Profesi Advokat (UKDPA) serius mengikuti kegiatan
Peserta Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Ujian Kompetensi Dasar Profesi Advokat (UKDPA) serius mengikuti kegiatan

Penting dikemukakan bahwa berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2003 tentang Advokat pada Bab I Ketentuan Umum, disebutkan bahwa Advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan yang memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan undang-undang ini. Jasa hukum adalah jasa yang diberikan advokat berupa konsultasi hukum, bantuan hukum, menjalankan kuasa, mewakili, mendampingi, membela dan melakukan tindakan hukum lain untuk kepentingan hukum klien.

Pada Bab II UU Advokat juga dijelaskan bahwa; (1) yang dapat diangkat sebagai advokat adalah sarjana yang berlatar belakang pendidikan tinggi hukum dan setelah mengikuti pendidikan khusus profesi advokat yang dilaksanakan oleh organisasi advokat; dan (2) pengangkatan advokat dilakukan oleh organisasi advokat.

Syamsuddin Simmau

Syamsuddin Simmau

Ingatan adalah monumen sesungguhnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *